PANDUAN PENULISAN TUGAS AKHIR

MATAKULIAH KOPERASI DAN KELEMBAGAAN AGRIBISNIS


Oleh,

Tim Dosen Mk. Koperasi dan Kelembagaan Agribisnis

DEPARTEMEN AGRIBISNIS

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2010

————————————————————————————————————————————————————————————————————————

PANDUAN PENULISAN TUGAS AKHIR

MATAKULIAH KOPERASI DAN KELEMBAGAAN AGRIBISNIS

1. Latar Belakang

Indonesia memiliki potensi agribisnis yang sangat besar dan beragam serta tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun sayangnya potensi tersebut masih belum dapat dikembangkan sedemikian rupa sehingga sektor agribisnis belum mampu menjadi tulang punggung perekonomian yang kuat. Bahkan terdapat kekhawatiran bahwa sektor agribisnis kita akan mengalami penurunan seiring dengan semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi sektor ini. Disisi lain tingkat kesejahteraan petani terus menurun sejalan dengan persoalan-persoalan klasik yang dialaminya, sekaligus menjadi bagian dan dilema dari sebuah kegiatan agribisnis di tingkat produsen pertanian. Tingkat keuntungan kegiatan agribisnis selama ini lebih banyak dinikmati oleh para pedagang dan pelaku agribisnis lainnya di hilir (Sumodiningrat, 2000). Oleh karena itu, diperlukan kelembagaan ekonomi pedesaan yang mampu memberikan kekuatan bagi petani (posisi tawar yang tinggi). Kelembagaan pertanian yang dalam hal ini mampu memberikan jawaban atas permasalahan di atas. Penguatan posisi tawar petani melalui kelembagaan merupakan suatu kebutuhan yang sangat mendesak dan mutlak diperlukan oleh petani, agar mereka dapat bersaing dalam melaksanakan kegiatan usahatani dan dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya (Suhud, 2005).

Peningkatan posisi tawar petani pada dasarnya adalah untuk dapat meningkatkan akses masyarakat pedesaan dalam kegiatan ekonomi yang adil, sehingga bentuk kesenjangan dan kerugian yang dialami oleh para petani dapat dihindarkan. Pengembangan masyarakat petani melalui kelembagaan perdesaan atau koperasi ataupun kelembagaan pertanian/kelompok tani  merupakan suatu upaya pemberdayaan terencana yang dilakukan secara sadar dan sungguh-sungguh melalui usaha bersama petani untuk memperbaiki keragaan sistem perekonomian masyarakat pedesaan. Arah pemberdayaan masyarakat desa/petani akan disesuaikan dengan kesepakatan yang telah dirumuskan bersama. Dengan partisipasi yang tinggi terhadap koperasi, diharapkan rasa ikut memiliki dari masyarakat atas semua kegiatan yang dilakasanakan koperasi akan juga tinggi. Karena di dalam koperasi terdapat nilai dan prinsip berdasarkan asas kekeluargaan dan gotong royong dan merupakan landasan koperasi itu sendiri.

Konsep pemberdayan masayarakat pedesaan melalui koperasi bukanlah konsep baru, banyak kendala dan hambatan yang harus diperhatikan dalam pengembangan koperasi di pedesaan, diantaranya adalah : (a) rendahnya minat masyarakat untuk bergabung dalam kelompok tani/koperasi, hal ini disebabkan karena kegagalan-kegagalan dan stigma negatif tentang kelembagaan tani/koperasi yang terbentuk di dalam masyarakat. Kegagalan yang dimaksud diantaranya adalah ketidakmampuan kelembagaan tani/koperasi dalam memberikan kebutuhan anggotanya dan ketidakmampuan dalam memasarkan hasil produk pertanian anggotanya. (b) adanya ketergantungan petani kepada tengkulak akibat ikatan yang ditimbulkan karena petani melakukan transaksi dengan para tengkulak (pinjaman modal, dan memasarkan hasil). Dan (c) rendahnya SDM petani di pedesaan menimbulkan pemahaman dan arti penting koperasi terabaikan.

Sehingga demikian diperlukan peran berbagai pihak untuk menggerakkan dan mengembangkan kelembagaan perdesaan/koperasi dengan basis kekuatan yang dimiliki oleh anggota tersebut. Pengembangan kelembagaan dalam bentuk perencanaan yang baik berdasarkan kebutuhan, kekuatan dan kondisi yang ada tentunya akan memberikan panduan atau ‘roadmap’ bagi pelakunya atau lembaga tersebut untuk mengembangkan diri.

2. Tujuan

Kegiatan penulisan tugas akhir dalam matakuliah ini adalah

  1. Mengembangkan  pemahaman, sikap, pola pikir mahasiswa melalui penerapan ilmu yang diperoleh dalam Mk. Koperasi dan Kelembagaan Agribisnis melalui kegiatan belajar pada desa responden (learning by doing).
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi suatu kelembagaan (sosial-ekonomi), merumuskan masalah, berusaha mencari solusi alternatif dalam pengembangan kelembagaan yang terdapat di desa responden.
  3. Mahasiswa mampu menyusun business plan kelembagaan untuk menggerakkan dan mengembangkan kelembagaan tersebut.
  4. Memberikan solusi kreatif dan alternatif kebijakan dalam upaya menggerakkan ekonomi perdesaan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat desa dalam bentuk kelembagaan pada desa responden.

3. Keluaran (Output)

Keluaran dari kegiatan ini adalah dalam bentuk laporan/makalah hasil kegiatan berdasarkan outline dan format yang diberikan.

4. Ruang Lingkup

Penyusunan makalah tugas akhir ini dibatasi pada kelembagaan yang telah dipilih sebelumnya oleh masing-masing kelompok dengan dasar pertimbangan bahwa kelembagaan/lembaga tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan. Diharapkan juga setiap kelompok fokus pada satu komoditi (mis: padi, ikan bawal, singkong)/aktivitas ekonomi saja (mis. Simpan pinjam) yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam pengembangan lembaga responden tersebut.

5. Ouline/Format  Makalah Tugas Akhir.

Outline makalah tugas akhir dapat mengikuti point-point berikut ini berdasarkan hasil observasi yang telah kelompok Anda lakukan sebelumnya pada kegiatan praktikum. Adapun point-point dalam outline yang dimaksud adalah, sebagai berikut;

5.a. Kelengkapan

a.1. Cover

a.2. Lembar Pengesahaan (lihat pada Lampiran 1)

a.3. Ringkasan (tidak lebih dari satu halaman)

a.4. Kata Pengantar

a.5. Daftar Isi/Tabel/Lampiran

5.b. Pendahuluan

b.1. Latar belakang (bersifat umum mengenai kelembagaan agribisnis/perdesaan à umum ke khusus).

b.2.  Perumusan Masalah

b.3. Tujuan

5.c. Kerangka Teori

Berisi tentang teori-teori yang relevan dalam penyusunan makalah tugas akhir berikut ini. Seperti : teori ekonomi koperasi, prinsip dan nilai koperasi, atau teori kelembagaan lainnya.

5.d. Gambaran Umum

d.1. Gambaran Umum Desa Responden: kelembagaan apa saja yang terdapat di desa tersebut dan jenis aktivitasnya.

d.2. Gambaran Umum Kelembagaan Responden

5.e. Pembahasan

Potensi yang dimiliki oleh kelembagaan responden kelompok Anda, dilihat dari aspek;

5.e.1. Ekonomi : berisi mengenai potensi ekonomi dalam aktivitas ekonomi, bentuk kegiatan, pelaku yang terlibat, potensi komoditi yang diusahakan, keuntungan, biaya, jenis pasar yang dihadapi, keunggulan yang dimiliki. Potensi atau aktivitas apa yang memiliki potensi ekonomi pada kelembagaan tersebut

5.e.2. Non-Ekonomi

Berdasarkan potensi atau peluang dan permasalahan yang dihadapi maka, bagaimana perencanaan yang akan kelompok Anda bahas pada lembaga responden. Perencanaan tersebut pada lingkup aspek-aspek berikut ini;

5.e.2.1. Aspek Manajemen/Organisasi (proses kepemimpinan, partisipasi anggota): Kepengurusan/struktur pengurus (deskripsikan secara singkat job description masing-masing tugasnya), AD/ART, sudah berapa lama kelembagaan ini berjalan?, bagaimana bentuk pergantian kepengurusan?,  apakah jumlah anggota dari waktu ke waktu bertambah?, Apakah pengurus kelembagaan tersebut memiliki pengetahuan yang baik terhadap pengelolaan kelembagaan?, permasalahan apa saja yang timbul terhadap pengelolaan kelembagaan tersebut. Apakah terdapat punishment and reward dalam kelembagaan tersebut terhadap anggotanya, jelaskan.

5.e.2.2.  Aspek Produksi (proses kegiatan yang terdapat dikelembagaan tersebut).

5.e.2.3 Aspek Keuangan: apakah terdapat iuran di dalam kelembagaan tersebut?, jika ada. Bagaimana bentuk pengumpulan iuran tersebut/sebutkan waktu pengumpulan dan  besarnya. Jika tidak ada, jelaskan alasan dari pengurus dan anggota. Apakah terdapat sistem pembukuan yang jelas dan bentuk laporan keuangan (baik yang sederhana maupun yang kompleks). Apa masalah yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan di kelmbagaan tersebut. Modal yang dimiliki oleh kelembagaan tersebut berasal dari mana?. Kalau sebagian besar dari luar dalam bentuk apa? (pinjaman, hibah atau lainnya), mengapa?.

5.e.2.4. Aspek  Pemasaran : jika kelembagaan tersebut memiliki aktivitas untuk menghasilkan barang dan jasa baik bagi warga sekitar dan warga lain di luar area lokasi kelembagaan tersebut, bagaimana bentuk pemasarannya?, bagaimana bentuk penjualannya? Apakah menguntungkan?. Apakah terdapat proses pembelian bahan baku (input), jika tidak bagaimana prose pemenuhan bahan baku input?

5.e.2.5. Aspek Sosial Budaya: menjelaskan karakteristik dan sikap masyarakat terhadap adanya kelembagaan tersebut, mendukung atau malah merintangi.

5.e.3. Pengembangan Kelembagaan responden

Berdasarkan pada point b sampai dengan point e, pada bagian ini berupaya untuk melakukan analisis dalam upaya pengembangan kelembagaan. Pada bagian ini setiap kelompok harus mampu menyusun rekomendasi kebijakan/aktivitas yang harus dijalankan kelembagaan tersebut agar mampu menggerakkan ekonomi anggota dan masyarakat perdesaan.

5. f. Penutup; berisi kesimpulan dan sara

5.g. Daftar Pustaka

5.h. Lampiran (data-data atau dokumentasi).

Catatan: Jumlah halaman maksimal 35 hal dari point b – point g.

6. Makalah tugas akhir tersebut harus mengikuti format berikut ini;

–          Menggunakan kertas A4

–          Bentuk huruf (font) TREBUCHET MS 11

–          Spasi 1.5

–          Margin : 3-2-2-2.

–          Makalah dijilid softcover (2 eksemplar) dan sofcopy (1 CD).

–          Ketentuan Warna Cover sebagai berikut:

  1. Kelas Praktikum Kamis (Dosen: Yeka Hendra F, SP): Warna Merah.
  2. Kelas Praktikum Jumat (Dosen: Feryanto. W. K, SP.M.Si): Warna Putih
  3. Kelas Praktikum Jumat (Dosen: Khoirul Aziz, SE): Warna Hijau
  4. Makalah paling lambat dikumpulkan senin/7 Juni 2010 (maksimum pukul 12.00) di loker dosen praktikum masing-masing (Sekretariat Dep. AGB-FEM IPB).

Demikian panduan penulisan makalah tugas akhir Mk.Koperasi dan Kelembagaan Agribisnis ini di perbuat, guna dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan makalah akhir yang telah ditugaskan sejak awal semester. Diharapkan panduan ini juga memudahkan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir makalah pada matakuliah ini.

Bogor, 21 Mei 2010

Tim Dosen Praktikum

Catatan ; Untuk Formar lembar pengesahaan mohon dilihat di hardcopy yang diberikan.

________________________________________________________________________________________

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.