Program Agribisnis Alih Jenis

Departemen Agribisnis, FEM-IPB

”Manajemen Risiko dan Hedging

Dosen Praktikum : Feryanto, SP. M.Si.

============================================================================

Secara alami bisnis komoditi pertanian sangat akrab dengan resiko karena sifatnya yang musiman (seasonal) dan mudah rusak (perishable). Risiko usaha juga semakin besar akibat menyatunya perekonomian nasional ke dalam tatanan ekonomi dunia (globalisasi), perubahan kurs, tingkat suku bunga, pajak, dan inflasi. Kondisi ini akan mengakibatkan perubahan keseimbangan pasar sehingga setiap perubahan yang terjadi dalam pasokan atau permintaan komoditi pertanian secara cepat akan berdampak pada bergejolaknya harga komoditi tersebut. Dengan demikian manajemen pengelolaan risiko menjadi bagian terpenting untuk dapat mempertahankan dan menjaga keuntungan komoditas pertanian, sehingga petani dan pelaku ekonomi mendapatkan keuntungan.

Dari urain singkat diatas, selesaikan masalah yang diringkas dalam pertanyaan analisis berikut ini :

  1. Menurut kelompok Anda mengapa manajemen risiko sangat diperlukan bagi bisnis pertanian?, berikan argumen yang tepat!. Dari perkembangan manajemen risiko, dapat dikatakan manajemen risiko di Sektor pertanian belum berkembang/berhasil?, menurut Anda mengapa hal itu bisa terjadi?.
  2. Jika, kelompok Anda diasumsikan sebagai pengambil kebijakan maka strategi apa yang Anda jalankan untuk mendukung pelaksanaan manajemen risiko untuk komoditas pertanian (ambil salah satu komoditi agribisnis)?.
  3. Salah satu bagian dari manajemen risiko adalah Hedging, apa yang dimaksud Hedging?, apakah hedging tepat untuk mengurangi risiko pertanian (untuk komoditas pertanian)?. Cari dan lampirkanlah contoh penerapan Hedging pada komoditi pertanian di Indonesia? (lakukan identifikasi peluang, kendala dan permasalahan serta tantangan penerapam Hedging di Indonesia).
  4. Strategi berikutnya dalam pengelolaan risiko adalah asuransi pertanian, sebagai upaya ”membagi risiko” kepada pihak lain. Menurut kelompok Anda apakah asuransi pertanian sudah berkembang di Indonesia?, jelaskan jawaban Anda?. sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan Asuransi pertanian di Indonesia tidak berkembang?.
  5. Banyak pihak yang memiliki kepentingan dalam Asuransi Pertanian, Asumsikan jika Kelompok Anda sebagai  Petani (pengusaha), faktor-faktor apa sajakah yang meyebabkan Asuransi Pertanian sangat dibutuhkan oleh petani?, Jika kelompok Anda, adalah pelaku dalam Asuransi pertanian, faktor-faktor apa sajakah yang menjadi pertimbangan pelaku Asuransi untuk menjalankan bisnis Asuransi pertanian tersebut?, dan jika kelompok Anda sebagai pengambil kebijakan, kebijakan apa saja yang akan Anda rekomendasikan untuk mendukung Asuransi pertanian tersebut?. Jelaskan Argumen kelompok Anda, kaitkan dengan fakta empirik dan teori yang telah Anda peroleh.

—- Selamat Mengerjakan —

Catatan :

  1. Makalah dikumpulkan pada saat praktikum!.
  2. Setiap kelompok wajib membuat slide powerpoint (maksimal 12 slide) untuk bahan presentasi.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.